Bahori Ahoen Institute
  • Home
  • Blog
  • Post Artikel
    • Tutorial Post Artikel
  • Educators
  • Contact
  • Forums
  • Lokerhub.id
Reading: Analisis Kekuatan, Kerentanan, dan Tantangan Pembuktian Sertifikat Tanah Elektronik di Indonesia
Share
Sign In
Search
Bahori Ahoen InstituteBahori Ahoen Institute
Font ResizerAa
  • Educators
  • Blog
  • Forum
  • Lokerhub.id
Search
  • Home
  • Blog
  • Post Article
  • Tutorial Post Artikel
  • Educators
  • Kontak
  • Forum
  • Penawaran Paket
  • Lokerhub.id
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum Bisnis & Agraria

Analisis Kekuatan, Kerentanan, dan Tantangan Pembuktian Sertifikat Tanah Elektronik di Indonesia

emallglobal.indo@gmail.com
Last updated: Februari 10, 2026 9:56 am
Last updated: Februari 10, 2026
1 Min Read
Share
SHARE

     Transisi Indonesia menuju sistem administrasi pertanahan digital merupakan langkah ambisius dalam agenda e-governance untuk memitigasi sengketa lahan yang kronis. Halaman ini menyajikan analisis komprehensif mengenai efektivitas, kekuatan hukum, serta tantangan pembuktian dari implementasi Sertifikat Tanah Elektronik (Sertipikat-el) di tengah kerangka regulasi nasional.

     Riset ini melakukan penilaian dikotomis dengan membedah manfaat digitalisasi terhadap keamanan aset, sekaligus mengkritisi kerentanan sistemik seperti ancaman keamanan siber dan kesenjangan infrastruktur digital. Fokus utamanya adalah mengevaluasi posisi sertifikat digital dalam sistem pembuktian perdata guna menjamin kepastian hukum bagi pemilik hak atas tanah.


🔍 Intisari Penelitian

  • Fokus Studi: Analisis kekuatan hukum dan tantangan implementasi sertifikat tanah elektronik dalam sistem pendaftaran tanah di Indonesia.
  • Manfaat Strategis: Meningkatkan efisiensi birokrasi, transparansi data pertanahan, dan perlindungan terhadap risiko kerusakan atau kehilangan dokumen fisik.
  • Risiko & Tantangan: Mengidentifikasi bahaya siber, risiko digitalisasi atas data lama yang cacat hukum (garbage in, garbage out), serta kendala aksesibilitas di wilayah rural.
  • Metodologi: Penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum untuk menguji keandalan alat bukti elektronik.

Silakan tinjau naskah publikasi lengkap melalui pratinjau di bawah ini atau unduh dokumen untuk keperluan referensi hukum dan kebijakan publik.

Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wadah pemikiran hukum, strategi bisnis, dan edukasi publik untuk membangun masyarakat yang sadar hukum dan mandiri secara ekonomi.
Facebook Twitter Youtube Instagram

Menu Utama

  • Beranda
  • Profil Penulis
  • Riset & Publikasi.
  • Blog
  • Forum

Hubungi Kami

  • Alamat
  • Email
  • Customer Center
© 2026 Bahori Ahoen Institute. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up