Bahori Ahoen Institute
  • Home
  • Blog
  • Post Artikel
    • Tutorial Post Artikel
  • Educators
  • Contact
  • Forums
  • Lokerhub.id
Reading: Tips Lolos Interview Kerja: Panduan Lengkap dari Persiapan hingga Follow-Up
Share
Sign In
Search
Bahori Ahoen InstituteBahori Ahoen Institute
Font ResizerAa
  • Educators
  • Blog
  • Forum
  • Lokerhub.id
Search
  • Home
  • Blog
  • Post Article
  • Tutorial Post Artikel
  • Educators
  • Kontak
  • Forum
  • Penawaran Paket
  • Lokerhub.id
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Tips Lolos Interview Kerja: Panduan Lengkap dari Persiapan hingga Follow-Up

emallglobal.indo@gmail.com
Last updated: Februari 10, 2026 9:46 am
Last updated: Februari 10, 2026
4 Min Read
Share
SHARE

Wawancara kerja adalah momen krusial yang menentukan apakah Anda akan mendapatkan pekerjaan impian atau tidak. Banyak kandidat yang sebenarnya berkualitas justru gagal karena kurang persiapan. Artikel ini akan memandu Anda dari A sampai Z agar siap menghadapi interview dengan percaya diri.

Contents
Persiapan Sebelum Interview1. Riset Perusahaan Secara Mendalam2. Pelajari Job Description dengan Seksama3. Siapkan Dokumen yang DiperlukanSaat Hari-H Interview1. Penampilan dan Ketepatan Waktu2. Body Language yang Tepat3. Teknik Menjawab PertanyaanPertanyaan yang Harus Anda TanyakanFollow-Up Setelah Interview1. Kirim Email Terima Kasih2. Bersabar Menunggu3. Evaluasi DiriKesimpulan

Persiapan Sebelum Interview

1. Riset Perusahaan Secara Mendalam

Sebelum datang interview, pastikan Anda sudah mengetahui:

  • Visi dan misi perusahaan – Tunjukkan bahwa Anda memahami arah perusahaan.
  • Produk atau layanan utama – Jangan sampai tidak tahu apa yang dijual perusahaan.
  • Berita terbaru – Cek apakah ada ekspansi, akuisisi, atau pencapaian baru.
  • Kultur kerja – Lihat di LinkedIn, Glassdoor, atau media sosial perusahaan.

2. Pelajari Job Description dengan Seksama

Baca ulang deskripsi pekerjaan dan cocokkan dengan pengalaman Anda. Siapkan contoh konkret bagaimana Anda pernah melakukan tugas serupa di pekerjaan atau proyek sebelumnya.

3. Siapkan Dokumen yang Diperlukan

  • CV dalam format cetak dan digital
  • Portofolio (jika relevan)
  • Fotokopi ijazah dan sertifikat
  • Catatan kecil berisi poin-poin penting

Saat Hari-H Interview

1. Penampilan dan Ketepatan Waktu

  • Datang 15–30 menit lebih awal – Ini memberi waktu untuk menenangkan diri.
  • Berpakaian profesional – Sesuaikan dengan kultur perusahaan. Jika ragu, lebih baik formal.
  • Bawa tas kerja yang rapi – Hindari tas ransel kasual untuk posisi formal.

2. Body Language yang Tepat

Komunikasi non-verbal sama pentingnya dengan jawaban Anda:

  • Jabat tangan dengan mantap – Tidak terlalu lemah, tidak terlalu kuat.
  • Kontak mata – Tunjukkan kepercayaan diri, tapi jangan menatap tajam.
  • Duduk tegak – Postur yang baik menunjukkan antusiasme.
  • Hindari gerakan gelisah – Jangan memainkan pulpen atau mengetuk meja.

3. Teknik Menjawab Pertanyaan

Gunakan metode STAR untuk menjawab pertanyaan behavioral:

Komponen Penjelasan
Situation Jelaskan situasi atau konteks
Task Apa tugas atau tanggung jawab Anda
Action Langkah konkret yang Anda ambil
Result Hasil yang dicapai (gunakan angka jika bisa)

Contoh:

“Saat menjadi koordinator event kampus (Situation), saya bertanggung jawab mengatur 20 panitia (Task). Saya membuat sistem pembagian tugas dengan Trello dan meeting mingguan (Action), sehingga event berjalan sukses dengan 500 peserta dan feedback positif 95% (Result).”

Pertanyaan yang Harus Anda Tanyakan

Di akhir interview, biasanya Anda diberi kesempatan bertanya. Jangan lewatkan! Ini menunjukkan ketertarikan Anda:

  1. “Seperti apa kesuksesan di posisi ini dalam 6 bulan pertama?”
  2. “Bagaimana tim ini bekerja sama sehari-hari?”
  3. “Apa tantangan terbesar yang dihadapi tim saat ini?”
  4. “Bagaimana proses selanjutnya setelah interview ini?”

Hindari bertanya tentang gaji dan cuti di interview pertama, kecuali pewawancara yang memulai topiknya.

Follow-Up Setelah Interview

1. Kirim Email Terima Kasih

Dalam 24 jam setelah interview, kirim email singkat:

“Terima kasih atas kesempatan wawancara hari ini. Saya sangat antusias dengan posisi [nama posisi] dan yakin dapat berkontribusi untuk [sebutkan hal spesifik yang dibahas]. Saya menantikan kabar selanjutnya.”

2. Bersabar Menunggu

Proses rekrutmen bisa memakan waktu 1–4 minggu. Jika sudah lewat dari tenggat yang disebutkan, Anda boleh mengirim email follow-up yang sopan.

3. Evaluasi Diri

Apapun hasilnya, catat apa yang berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Ini akan membantu Anda di interview berikutnya.

Kesimpulan

Interview kerja bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut. Dengan persiapan matang, penampilan profesional, dan sikap yang positif, peluang Anda untuk lolos akan meningkat drastis.

Selamat mencoba dan semoga sukses mendapatkan pekerjaan impian Anda!

Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wadah pemikiran hukum, strategi bisnis, dan edukasi publik untuk membangun masyarakat yang sadar hukum dan mandiri secara ekonomi.
Facebook Twitter Youtube Instagram

Menu Utama

  • Beranda
  • Profil Penulis
  • Riset & Publikasi.
  • Blog
  • Forum

Hubungi Kami

  • Alamat
  • Email
  • Customer Center
© 2026 Bahori Ahoen Institute. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up