Bahori Ahoen Institute
  • Home
  • Blog
  • Post Artikel
    • Tutorial Post Artikel
  • Educators
  • Contact
  • Forums
  • Lokerhub.id
Reading: Red Flag Perusahaan: Tanda-Tanda Lowongan Kerja yang Harus Dihindari
Share
Sign In
Search
Bahori Ahoen InstituteBahori Ahoen Institute
Font ResizerAa
  • Educators
  • Blog
  • Forum
  • Lokerhub.id
Search
  • Home
  • Blog
  • Post Article
  • Tutorial Post Artikel
  • Educators
  • Kontak
  • Forum
  • Penawaran Paket
  • Lokerhub.id
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Red Flag Perusahaan: Tanda-Tanda Lowongan Kerja yang Harus Dihindari

emallglobal.indo@gmail.com
Last updated: Februari 9, 2026 2:35 pm
Last updated: Februari 9, 2026
6 Min Read
Share
SHARE

Dalam proses mencari kerja, kita sering fokus pada bagaimana membuat diri kita menarik bagi perusahaan. Tapi seringkali kita lupa bahwa kita juga harus menilai apakah perusahaan tersebut layak untuk kita. Artikel ini akan membantu Anda mengidentifikasi red flag yang harus diwaspadai.

Contents
Red Flag di Iklan Lowongan1. Deskripsi Pekerjaan yang Terlalu Kabur2. Gaji “Tidak Terbatas” atau Terlalu Tinggi3. Meminta Uang di Awal4. Lowongan Selalu DibukaRed Flag Saat Proses Rekrutmen1. Proses yang Terlalu Cepat2. Komunikasi Tidak Profesional3. Lokasi Interview yang Mencurigakan4. Tidak Mau Menjawab PertanyaanRed Flag Saat Interview1. Pewawancara yang Tidak Sopan2. Pertanyaan Ilegal atau Tidak Etis3. Ekspektasi yang Tidak Realistis4. Berbicara Buruk tentang Karyawan LainRed Flag Saat Penawaran Kerja1. Tekanan untuk Segera Memutuskan2. Kontrak yang Bermasalah3. Perubahan dari yang DijanjikanCara Melakukan Riset PerusahaanJika Sudah Terlanjur…Kesimpulan

Red Flag di Iklan Lowongan

1. Deskripsi Pekerjaan yang Terlalu Kabur

Tanda-tanda:

  • “Pekerjaan mudah, penghasilan besar”
  • Tidak ada job description yang jelas
  • “Bisa dikerjakan siapa saja”

Mengapa berbahaya: Bisa jadi MLM terselubung, penipuan, atau perusahaan sendiri tidak tahu apa yang mereka cari.

2. Gaji “Tidak Terbatas” atau Terlalu Tinggi

Contoh:

  • “Penghasilan hingga 50 juta/bulan!”
  • “Gaji tidak terbatas sesuai performa”

Realita: Biasanya ini adalah posisi sales dengan sistem komisi murni tanpa gaji pokok, atau bahkan skema penipuan.

3. Meminta Uang di Awal

Red flag besar:

  • Biaya pendaftaran
  • Biaya training
  • Biaya seragam atau peralatan
  • Deposit untuk “jaminan”

Ingat: Perusahaan yang legit TIDAK PERNAH meminta uang dari kandidat.

4. Lowongan Selalu Dibuka

Jika perusahaan terus-menerus membuka lowongan untuk posisi yang sama sepanjang tahun, ini bisa berarti:

  • Turnover karyawan sangat tinggi
  • Lingkungan kerja bermasalah
  • Ekspektasi tidak realistis

Red Flag Saat Proses Rekrutmen

1. Proses yang Terlalu Cepat

Tanda-tanda:

  • Langsung ditawari kerja tanpa interview
  • Interview hanya 5-10 menit
  • Tidak ada pertanyaan tentang pengalaman atau skill

Mengapa waspada: Perusahaan profesional akan meluangkan waktu untuk memastikan kandidat cocok. Proses terlalu cepat bisa berarti mereka desperate atau tidak serius.

2. Komunikasi Tidak Profesional

Red flag:

  • Email dari domain gratisan (gmail, yahoo) untuk perusahaan besar
  • Banyak typo dan bahasa tidak baku
  • Menghubungi di luar jam kerja tanpa urgensi
  • Meminta data pribadi sensitif di awal (KTP, rekening, foto selfie dengan KTP)

3. Lokasi Interview yang Mencurigakan

Waspadalah jika interview dilakukan di:

  • Kafe atau tempat umum (untuk posisi office)
  • Hotel room
  • Rumah pribadi
  • Alamat yang tidak bisa diverifikasi

Seharusnya: Interview dilakukan di kantor perusahaan atau platform video call resmi.

4. Tidak Mau Menjawab Pertanyaan

Jika pewawancara enggan menjawab pertanyaan tentang:

  • Struktur gaji dan benefit
  • Job description yang jelas
  • Sistem kerja dan jam kerja
  • Siapa atasan langsung

Ini adalah tanda bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.

Red Flag Saat Interview

1. Pewawancara yang Tidak Sopan

Contoh perilaku:

  • Meremehkan pengalaman Anda
  • Membuat komentar personal yang tidak pantas
  • Sibuk dengan HP selama interview
  • Datang sangat terlambat tanpa permintaan maaf

Ingat: Cara mereka memperlakukan Anda saat interview adalah preview cara mereka memperlakukan karyawan.

2. Pertanyaan Ilegal atau Tidak Etis

Di Indonesia, ada beberapa pertanyaan yang seharusnya tidak ditanyakan:

  • Status pernikahan (terutama untuk wanita)
  • Rencana hamil
  • Agama (kecuali untuk posisi yang memang membutuhkan)
  • Orientasi seksual
  • Kondisi kesehatan yang tidak relevan

3. Ekspektasi yang Tidak Realistis

Tanda-tanda:

  • “Kami butuh orang yang bisa kerja 6 hari seminggu”
  • “Kamu harus siap dihubungi 24/7”
  • “Lembur adalah hal biasa di sini, tapi tidak dibayar”
  • “Kami seperti keluarga, jadi tidak ada batasan kerja”

4. Berbicara Buruk tentang Karyawan Lain

Jika pewawancara menjelek-jelekkan karyawan yang resign atau rekan kerja lain, ini menunjukkan budaya kerja yang toxic.

Red Flag Saat Penawaran Kerja

1. Tekanan untuk Segera Memutuskan

Tanda-tanda:

  • “Keputusan harus diambil hari ini juga”
  • “Ada kandidat lain yang menunggu”
  • “Penawaran ini hanya berlaku sampai besok”

Realita: Perusahaan profesional akan memberi waktu minimal 3-7 hari untuk mempertimbangkan.

2. Kontrak yang Bermasalah

Baca kontrak dengan teliti dan waspadai:

  • Klausul penalti yang tidak wajar
  • Masa percobaan tanpa gaji atau gaji di bawah UMR
  • Tidak ada kejelasan tentang BPJS
  • Perjanjian non-compete yang terlalu luas

3. Perubahan dari yang Dijanjikan

Jika penawaran tertulis berbeda dari yang dibicarakan saat interview (gaji lebih rendah, posisi berbeda, lokasi berubah), ini adalah red flag serius.

Cara Melakukan Riset Perusahaan

Sebelum melamar atau menerima tawaran, lakukan verifikasi:

Aspek Cara Mengecek
Legalitas Cek KBLI di OSS, cari di Google Maps
Reputasi Baca review di Glassdoor, LinkedIn, Jobplanet
Finansial Cari berita tentang perusahaan
Karyawan Lihat profil karyawan di LinkedIn
Media Sosial Cek aktivitas dan interaksi di Instagram, dll

Jika Sudah Terlanjur…

Jika Anda sudah terlanjur menerima pekerjaan dan menemukan red flag besar:

  1. Dokumentasikan semua masalah
  2. Konsultasi dengan Dinas Ketenagakerjaan jika ada pelanggaran hukum
  3. Jangan takut untuk resign di masa probation jika lingkungan benar-benar toxic
  4. Laporkan ke platform lowongan kerja jika menemukan penipuan

Kesimpulan

Mencari kerja memang membutuhkan usaha besar, tapi jangan sampai keterdesakan membuat Anda mengabaikan tanda-tanda bahaya. Perusahaan yang baik akan menghargai kandidatnya sejak proses rekrutmen.

Ingat: Anda juga sedang memilih perusahaan, bukan hanya dipilih.

Lebih baik menunggu sedikit lebih lama untuk mendapatkan pekerjaan yang sehat daripada terjebak di lingkungan kerja yang merugikan kesehatan mental dan karir Anda.

Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wadah pemikiran hukum, strategi bisnis, dan edukasi publik untuk membangun masyarakat yang sadar hukum dan mandiri secara ekonomi.
Facebook Twitter Youtube Instagram

Menu Utama

  • Beranda
  • Profil Penulis
  • Riset & Publikasi.
  • Blog
  • Forum

Hubungi Kami

  • Alamat
  • Email
  • Customer Center
© 2026 Bahori Ahoen Institute. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up