Bahori Ahoen Institute
  • Home
  • Blog
  • Post Artikel
    • Tutorial Post Artikel
  • Educators
  • Contact
  • Forums
  • Lokerhub.id
Reading: Analisis Pengaruh Pendapatan Ijaroh Muntahiyyah Bit Tamlik dan Murabahah Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada PT Bank Syariah Indonesia Periode 2021-2023
Share
Sign In
Search
Bahori Ahoen InstituteBahori Ahoen Institute
Font ResizerAa
  • Educators
  • Blog
  • Forum
  • Lokerhub.id
Search
  • Home
  • Blog
  • Post Article
  • Tutorial Post Artikel
  • Educators
  • Kontak
  • Forum
  • Penawaran Paket
  • Lokerhub.id
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ekonomi & Perbankan Syariah

Analisis Pengaruh Pendapatan Ijaroh Muntahiyyah Bit Tamlik dan Murabahah Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada PT Bank Syariah Indonesia Periode 2021-2023

emallglobal.indo@gmail.com
Last updated: Februari 10, 2026 11:04 am
Last updated: Februari 10, 2026
2 Min Read
Share
SHARE

     Dalam ekosistem perbankan syariah di Indonesia, optimalisasi instrumen keuangan menjadi determinan utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan profitabilitas lembaga. Halaman ini menyajikan analisis mendalam mengenai pengaruh kontribusi pendapatan dari dua akad populer, yaitu Ijarah Muntahiyyah Bit Tamlik (IMBT) dan Murabahah, terhadap kinerja keuangan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) selama periode transisi pasca-merger 2021-2023.

     Riset ini membedah efektivitas penyaluran dana melalui pendekatan kuantitatif guna melihat sejauh mana perbedaan tingkat popularitas dan volume transaksi antar-akad berdampak pada Return on Asset (ROA). Melalui studi ini, dieksplorasi dinamika operasional perbankan dalam mengelola portofolio pendapatan untuk mencapai keberlanjutan bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah.


🔍 Intisari Penelitian

  • Fokus Studi: Evaluasi pengaruh pendapatan akad IMBT dan Murabahah terhadap tingkat profitabilitas (ROA) pada PT Bank Syariah Indonesia.
  • Temuan Utama: Pendapatan Murabahah memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sementara pendapatan IMBT menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan karena volumenya yang relatif masih kecil di periode tersebut.
  • Metodologi: Penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder laporan publikasi triwulan BSI (2021-2023) yang diolah melalui uji regresi linier berganda.
  • Signifikansi: Menegaskan dominasi akad jual beli sebagai sumber penghasilan utama dan memberikan perspektif bagi strategi pengembangan instrumen sewa-beli di masa depan.

Silakan tinjau naskah publikasi lengkap melalui pratinjau di bawah ini atau unduh dokumen untuk keperluan referensi ekonomi syariah dan manajemen perbankan.

Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wadah pemikiran hukum, strategi bisnis, dan edukasi publik untuk membangun masyarakat yang sadar hukum dan mandiri secara ekonomi.
Facebook Twitter Youtube Instagram

Menu Utama

  • Beranda
  • Profil Penulis
  • Riset & Publikasi.
  • Blog
  • Forum

Hubungi Kami

  • Alamat
  • Email
  • Customer Center
© 2026 Bahori Ahoen Institute. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up